Cara Super Menjual Produk Mahal biar tetap Laris

Banyak kawan-kawan yang menanyakan kepada Saya tentang cara menjual produk dengan harga lebih Mahal dan harganya tetap laris. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, Saya akan membahas hal tersebut.

Pada dasarnya, ada 4 Hal yang bisa membuat produk bisa dijual lebih mahal & Tetap Laris.
Yaitu:
1. PRICE
2. PLACE
3. PROMOTION
4. PRODUCT / PAKAGING

Oke, kita Bahas satu persatu yes…

1. PRICE (Harga)

Price atau harga ini adalah hal yang paling sensitif. Jadi Anda harus hati-hati menentukan harga ini.

Orang Indonesia banyak yang Salah Kaprah tentang HARGA. Banyak yang pingin laris, akhirnya banting-bantingan harga.
Ada juga yang pingin terlihat bahwa produknya bagus, dia naikkan harga.

Seperti misalnya ada seorang owner Warung Makan yang menetapkan harga seperti ini:
– Ayam Kampung Goreng: Rp550.000
– Bebek Penyet: Rp500.000
– Telor Ceplok: Rp 300.000
– Nasi Putih : Rp100.000
– Susu Jahe: Rp150.000
– Es Jeruk : Rp100.000
– Es Teh : Rp75.000

Kira-kira apa yang terjadi?
Mungkin akan banyak yang mengecap bahwa owner Warung Makan tersebut sudah GILA.

Meskipun ada istilah yang mengatakan bahwa: “Semakin mahal harganya, semakin pelanggan berpikir kualitas produknya bagus”, Anda tetap harus hati-hati.

Masalah Harga adalah sesuatu yg sangat Sensitif dan Penting. Jika Anda salah dalam menetapkan Harga utk produk Anda, ada 3 kemungkinan yg akan terjadi :
– Produk Anda tidak laku
– Anda menghancurkan harga pasar
– Profit yang Anda dapatkan sangat kecil
So, pastikan Anda menetapkan harga sesuai dengan kebutuhan dan konsep yang telah Anda buat. Jangan sampai keliru!

2. PLACE (tempat)

Anda tentu tahu air mineral yang bermerk AQUA.

Saat Anda beli di Warung, mungkin harga aqua hanya seharga Rp2.500.
Namun saat beli di Restoran, harganya bisa menjadi Rp5.000 (udah naik 2x lipat).
Apalagi kalau Anda beli di Hotel Bintang Lima, harga aqua bisa menjadi Rp15.000 (naik 6x lipat). Uhuuuuy… 😀

Sama-sama jualan aqua yang ukurannya sama, pabriknya sama, tanggal kadaluarsanya sama, kota jualannya sama, hanya beda tempat jualannya, maka harganya jualnya bisa beda.

So, semakin bagus tempat jualan Anda, maka Prestige atau gensinya semakin naik. Gengsi atau Prestige inilah yang bisa menaikkan harga,

3. PROMOTION (Promosi)

Maksud Promosi ini, Anda harus memastikan Foto, Brosur, atau media-media iklan Anda harus menarik.

Seperti misalnya saat Anda buat desain penawaran untuk Anda pasang di IG, FB, atau media-media lainnya, maka pastikan gambar Anda terlihat jelas dan menarik (tidak blur). Selain kualitas gambar produk, pastikan juga desain promosi Anda juga menggugah minat pembaca.

Anggarkan dana khusus untuk buget promosi Anda. Ingat, Untuk memperoleh ikan yang lebih besar, pasti diperlukan pancing dan umpan serta benang yang lebih besar.

4. PRODUCT / PAKAGING

Poin ke-4 ini juga menentukan seberapa banyak kenaikan yang bisa Anda dapatkan saat menjual. Banyak orang di sekitar Anda yang menganggap bahwa makanan dengan Pakaging yang menarik itu lebih enak daripada pakaging yang biasa-biasa aja.

Seperti misalnya Jualan keripik kentang. Anda bisa bandingkan keripik kentang yang di kemas plastik biasa dengan keripik kentang yang dikemas dalam kemasan Alumunium Foil, pasti akan lebih mahal keripik kentang yang dikemas dalam aluminium foil. Cukup modal kemasan yang tidak seberapa, Anda bisa menaikkan harga produk lebih dari 2x lipat. sedap kah? hehehehe… 😀

Bahkan yang lebih ekstrim, ada obat yang sama dan dijual dalam kemasan yang berbeda, maka obat yang kemasannya lebih bagus akan lebih diminati daripada obat yang dikemas biasa-biasa aja, meskipun harga obat dalam kemasan yang bagus tadi dijual lebih mahal.

3,043 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of